Atasi Pengangguran dan Kemiskinan, Dinas Koperasi dan UMKM Lakukan Pendampingan dan Pelatihan
Thaufiq Zulfian Noor Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kukar.
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Penanganan pengangguran dan kemiskinan menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama, termasuk oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kukar.
Dalam menangani hal tersebut, pihaknya melakukan penguatan dan
pendampingan kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM Kukar. Pendampingan
dan penguatan tersebut meliputi pelatihan hingga memfasilitasi legalitas usaha.
"Tahun ini sama seperti tahun sebelumnya, kita memfasilitasi
Nomor Induk Berusaha (NIB), ijin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), pelatihan
kemasan, pembinaan menuju pasar digital atau E Katalog," kata Thaufiq
Zulfian Noor Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kukar pada awak media, Jum'at
(16/2/2024)
Ia menyebutkan, program tersebut sudah berjalan dengan baik pada
2023 lalu. Pada 2024, pihaknya akan memperkuat pelaku UMKM agar lebih maju dan
berkembang.
"Penguatan kepada pelaku UMKM tak sampai disitu saja, tapi
kami juga memberikan bantuan sejumlah alat produksi dalam mendukung
usahanya," sebutnya.
Dengan adanya bantuan alat produksi, diharapkan pelaku UMKM dapat
meningkatkan produktivitasnya hingga pasarnya bisa menjangkau lebih luas.
Apabila produktivitas UMKM Kukar meningkat pastinya mereka (pelaku
UMKM) membuka lapangan pekerjaan. Sehingga bisa menyerap angka pengangguran dan
kemiskinan.
Hal tersebut juga sesuai dengan visi dan misi Pemkab Kukar yakni,
mewujudkan masyarakat sejahtera. Melalui Dinas Koperasi dan UMKM, Pemkab Kukar
menyiapkan program Kredit Kukar Idaman (KKI).
Program tersebut bertujuan untuk mendukung para pelaku UMKM yang membutuhkan permodalan, dan menghindarkan mereka dari pinjaman rentenir atau pinjaman online.
Kita juga menyiapkan program tersebut, untuk mendukung usaha
mereka. Program tersebut penyalurannya melalui Bankaltimtara," tutupnya.
(riz)